Dalam dunia pendidikan dasar, penilaian terhadap kemampuan siswa menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka selama proses pembelajaran. Saat ini, terdapat dua jenis tes yang sering dihadapi siswa sekolah dasar, yaitu Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD). Meskipun terdengar mirip, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang berfokus pada kemampuan akademik utama siswa. Materi yang diujikan biasanya meliputi pelajaran inti seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam.
TKA bertujuan untuk mengukur sejauh mana siswa memahami materi dasar yang telah dipelajari selama di bangku sekolah dasar. Oleh karena itu, tes ini bersifat lebih umum dan menjadi acuan dalam melihat kemampuan akademik siswa secara keseluruhan.
Sementara itu, Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) merupakan bentuk penilaian yang disesuaikan dengan kebijakan dan karakteristik daerah masing-masing. Materi yang diujikan bisa berupa muatan lokal, seperti bahasa daerah, budaya, atau materi tambahan lain yang relevan dengan lingkungan setempat.
TKAD bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami konteks lokal serta memperkuat identitas dan kearifan daerah melalui pendidikan.
Secara umum, perbedaan antara TKA dan TKAD terletak pada cakupan materi dan tujuan pelaksanaannya. TKA berfokus pada kemampuan akademik dasar yang bersifat umum, sedangkan TKAD lebih menekankan pada kompetensi yang berkaitan dengan muatan lokal dan kebijakan daerah.
Dengan kata lain, TKA mengukur kemampuan inti siswa, sementara TKAD melengkapi dengan penilaian berbasis karakteristik daerah.
Dalam menghadapi kedua jenis tes ini, siswa perlu mempersiapkan diri dengan baik. Tidak hanya belajar materi pelajaran, tetapi juga memahami muatan lokal yang menjadi bagian dari TKAD.
Selain itu, menjaga kesehatan juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Istirahat yang cukup, pola makan yang sehat, serta menjaga semangat belajar akan membantu siswa lebih siap dalam menghadapi ujian.
SPMB SDN HARGOMULYO II 2026/2027Siap daftar sekolah? SPMB Online Juli tahun 2026. (dikecualikan menjadi 5 (lima) tahun 6 (enam Juli dengan bukti rekomendasi tertulis dari psikolog profesional);Memiliki ijazah tahun sebelum pelaksanaan penerimaan murid baru; Memiliki Akta kelahiran, atau yang berasal dari luar Kabupaten Gunungkidul (termasuk yang berasal dari Kanak-kanak dan dilaksanakan di sekolah tujuan atau Dinas).B pada hari Jumat 5 Juni 2026 pukul 15.45 WIB yang berasal dari luar Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan di sekolah tujuan 2026. 3. METODE PELAKSANAAN A. Jalur Pendaftaran  melalui jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutasi orang tua calon murid/orang tua/wali. Jalur domisili sebagaimana dimaksud sebesar persen), Jalur afirmasi sebesar 15% (lima belas persen) dan Jalur mutasi orang tua/wali sebesar 5% (lima persen) dari daya sekolah. Dalam hal jalur afirmasi dan jalur mutasi orang tua terpenuhi maka sisa kuota dialihkan ke jalur domisili.B. SeleksiMenggunakan Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum Keluarga harus sama dengan nama orang tua/wali yang tercantum pada rapor/ijazah jenjang sebelumnya, akta kelahiran, dan/atau Kartu dapat digunakan jika orang tua/wali meninggal dunia, bercerai atau menikah lagi sebelum tanggal penerbitan Kartu Keluarga terakhir yang harus perceraian/fotokopi buku nikah yang diterbitkan instansi berwenang.Nama orang status hubungan kekeluargaan anak kandung atau cucu harus menyertakan akta putusan/penetapan pengadilan tentang pengangkatan anak atau penunjukkan wali.Jalur berpindah domisili karena perpindahan tugas dari orang tua/wali dan bagi anak guru serta tenaga kependidikan yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tua mengajar.Mutasi orang tua/wali sebagaimana surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan tua/wali calon Murid dibuktikan dengan Kartu Keluarga.Surat penugasan tanggal 13 Juli 2026. Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi murid melaksanakan proses pembelajaran. 
Kegiatan Latihan Qurban Idul Adha 1447H di SDN Hargomulyo II
Dalam dunia pendidikan dasar, penilaian terhadap kemampuan siswa menjadi bagian Selain itu, menjaga kesehatan juga menjadi hal yang tidak kalah
Tes Kompetensi Akademik Daerah yang dilaksanakan pada 5 Mei 2026 di SDN Hargomulyo II Gedangsari berjalan lancar, sejumlah 20 peserta
[Gedangsari/Gunungkidul], 14 April 2026 – Bertempat di ruang kelas 6, SDN Hargomulyo II Gedangsari melaksanakan kegiatan Observasi Kinerja Kepala Sekolah
Dokumentasi upacara bendera hari Senin tanggal 13 April 2026, dilaksanakan oleh kelas 4 sebagai petugas upacara bendera
Pelaksanaan Try Out ke 4 dari Kab Gunungkidul selama 4 hari ini berjalan lancar tanpa ada kendala, siswa terlihat mengerjakan Mengakhiri rangkaian Try Out, seluruh siswa diharapkan tetap menjaga semangat belajar, disiplin, dan percaya diri. Dengan usaha yang sungguh-sungguh
Memasuki hari ke-2 pelaksanaan Try Out 4 Gunungkidul, kepercayaan diri siswa SD Negeri Hargomulyo II Gedangsari terlihat semakin meningkat
Dasar Acuan :SURAT EDARAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA, MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA, DAN MENTERI DALAM NEGERI
Pelaksanaan TRY OUT TKA ke 4 Kabupaten Gunungkidul ini merupakan pelatihan terakhir bagi siswa sebelum melaksanakan ujian TKA yang sesungguhnya
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, setelah menjalani libur lebaran selama dua -Penulis
Copyright © 2019 Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul